<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2340579148706294639?origin\x3dhttp://borutoletsgo.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
profile journal tagboard affiliates credits
Disclaimer



Archives

Recent Posts
Apakah Arti Tut Wuri Handayani?
Kenalan Yukk


Date back by month



Sabtu, 03 Oktober 2015 @ 02.29
`Mengenal Beberapa Ragam Batik Di Indonesia

Kidnesia.com – Indonesia sungguh kaya akan beragam seni dan budaya. Salah satunya adalah batik. Setiap daerah memiliki ciri khas batik masing-masing. Kalau kamu pecinta batik, tentu dapat membedakan asal batik hanya dengan melihat motifnya. Nah, berikut ini adalah beberapa motif batik dari beberapa daerah di Indonesia.
1. Batik Aceh
batik aceh
Batik Aceh
Kalau kamu lihat, motif batik Aceh ini memiliki corak yang cenderung besar daripada motif batik lainnya. Batik jenis ini menggunakan perpaduan unsur alam dan budaya dari masyarakat mereka. Selain itu, juga mengambil pola-pola menyerupai binatang, bunga, dan daun-daunan. Untuk warna yang dominan dipakai dalam batik Aceh adalah warna cerah, seperti warna merah muda, merah, kuning, hijau dan lainnya. Adapun contoh motif batik Aceh adalah motif Bungong Jeumpa, motif Tolak Angin, motif Pintu Air. dan motif Rencong.
2. Batik Banten
Batik Banten Motif Pancaniti
Batik Banten Motif Pancaniti
Motif batik ini mulai dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 2002. Hal ini tak lepas dari daerah-daerah lain yang menginspirasi kota Banten untuk menghasilkan motif batik. Warna pada Batik Banten cenderung cerah dengan dipadukan warna abu-abu soft . Hal ini menunjukan, sifat dan karakter masyarakat Banten yang selalu ingin sederhana.  Adapun nama-nama motif Batik Banten diambil dari nama toponim desa-desa kuna, nama gelar bangsawan /sultan dan nama tataruang istana kerajaan Banten. Misalnya, motif Dataluya, Kaibonan, Kapurban, Pancaniti, Surosowan, dan lainnya.
3. Batik Cirebon
batik megamendung
Batik Cirebon Motif Megamendung
Batik Cirebon merupakan sentra batik tertua yang memberikan pengaruh terhadap ragam pola batik-batik lain di Jawa Barat. Motif batik Cirebon yang paling terkenal dan menjadi ikon Cirebon adalah motif Megamendung. Motif ini melambangkan awan pembawa hujan sebagai lambang kesuburan dan pemberi kehidupan. Selain itu, kota Cirebon juga menyimpan banyak motif andalan, seperti batik kompeni transportasi, batik kupu-kupu, batik ikan laut, dan lainnya.
4. Batik Jombang
Motif batik Jombang mulai berkembang sekitar tahun 2000-an.
220px-Motif_batik_jmbg
Batik Jombang 
Motif Batik Tulis Khas Jombang” diambil dari salah satu relief Candi Arimbi yang terletak di desa
Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Adapun motif batik ini memiliki dua warna, yaitu merah dan hijau. Untuk penggunaan warnanya pun alami dan berasal dari hasil sisa limbah. Rupanya, motif batik ini digunakan sebagai seragam wajib bagi para pegawai di Jombang, lho!
5. Batik Jepara
batik jepara-motif elung bumi kartini
Batik Jepara Motif Elung Bumi Kartini 
Di samping seni mengukir kayu yang menjadi ikon budaya daerahini, rupanya batik Jepara tak kalah keren, lo! Batik ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu motif lama dan motif baru. Nah, batik Jepara lama memiliki pola dengan warna lung hitam, gajah cokelat, flora dan fauna daun ulir hijau, dan lainnya. Sementara, untuk batik Jepara baru kini sudah beragam, walaupun memang masih lebih banyak memadukan warna hitam maupun cokelat. Untuk jenis motifnya, yaitu Motif Srikandi, Kembang Alas, Elung Bumi Kartini, dan lainnya.

Nah, gimana. Keren gak, informasinya tadi? Kita patut bangga tinggal dan lahir di Indonesia.  Mulai dari suku, budaya, agama, dan provinsi, juga perbedaan lainnya kita memilikinya. Sangat banyak kekayaan di negeri kita tercinta ini. Maka dari itu, selalu lestarikan dan jagalah budaya kita ya friends! Jangan sampai kalian terpengaruh oleh Globalisasi yang sangat tak menguntungkan itu ya!

Label: