<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2340579148706294639?origin\x3dhttp://borutoletsgo.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
profile journal tagboard affiliates credits
Disclaimer



Archives

Recent Posts
Dua Buku Yang Paling Spesial Buat Aku
Fakta-Fakta Seru Dan Keren Hotel Transylvania 2
Mengenal Beberapa Ragam Batik Di Indonesia
Apakah Arti Tut Wuri Handayani?
Kenalan Yukk


Date back by month



Sabtu, 03 Oktober 2015 @ 19.04
`Bolehkah Anak-Anak Menjadi Donor Darah?

Bobo Online - Donor darah   adalah orang yang memberikan darah secara sukarela untuk maksud dan tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Walaupun bersifat sukarela, tidak semua orang boleh mendonorkan darahnya.
Di Klinik Cerita, banyak cerita tentang seorang anak yang mendonorkan darahnya kepada teman atau saudaranya. Kadang-kadang diceritakan kalau darah yang didonorkan sampai habis. Wah, apa benar boleh seperti itu, ya? Bolehkah anak-anak mendonorkan darahnya? Walaupun cerita yang dibuat adalah fiksi, tetap harus masuk akal, lho.
Bolehkah Anak-Anak Menjadi Donor Darah?Syarat Donor Darah

Kantong darah. Sumber foto: suarakawan.com.Tidak semua orang boleh mendonorkan darahnya. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pendonor, yaitu sehat jasmani dan rohani, usia 17 sampai dengan 65 tahun, berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal dan kadar haemoglobin darah 12,5 – 17. Artinya, teman-teman pembaca Bobo Online yang masih duduk di SD belum boleh mendonorkan darahnya.
Kalau sudah pernah mendonorkan darah, harus menunggu 12 minggu (3 bulan) lagi untuk donor darah selanjutnya. Dalam setahun paling banyak mendonorkan darah sebanyak 5 kali.
Kita juga dilarang mendonorkan darah jika menderita beberapa penyakit tertentu seperti penyakit jantung, paru-paru, kanker, tekanan darah tinggi, kencing manis, epilepsi dan hepatitis. Untuk penyakit-penyakit lain, seperti flu, batuk, malaria, dan tipus, kita harus menunggu sembuh dulu.
Setelah sembuh, masih harus menunggu beberapa waktu lagi untuk dapat mendonorkan darah. Gunanya supaya darah yang diberikan benar-benar sehat dan berguna bagi orang yang menerimanya.

Palang Merah Indonesia
Bapak Henry Dunant, pelopor gerakan internasional Palang Merah. Sumbe foto: id.wikipedia.orgDi Indonesia, donor darah dikelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI). PMI sering bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengadakan acara donor darah. Darah yang didapatkan akan disimpan di bank darah dan diberikan kepada orang yang membutuhkan. Kegiatan PMI tidak hanya mengurusi donor darah, tapi juga bencana alam dan penanganannya. Kamu juga bisa ikut bergabung, lho, dengan ikut gerakan PMR (Palang Merah Remaja). PMR boleh diikuti oleh anak berusia 7 sampai 21 tahun.
Adanya PMI di Indonesia tidak lepas dari Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang tersebar di seluruh dunia. Gerakan ini dipelopori oleh Bapak Henry Dunant. Pak Henry merasa terpanggil untuk memberikan pertolongan kepada korban perang di Solferino ketika dia melintasi daerah itu pada tahun 1859. Gerakan kemanusiaan itu makin lama makin terkenal di dunia, bahkan sampai ke Indonesia. Untuk mengenang jasa Pak Henry Dunant yang dilahirkan tanggal 8 Mei 1828, maka setiap tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah Internasional.
Nah, bagaimana? Cukup jelas kan, informasinya tadi? Semoga bermanfaat ya friends!

Label: