<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2340579148706294639?origin\x3dhttp://borutoletsgo.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
profile journal tagboard affiliates credits
Disclaimer



Archives

Recent Posts
Bolehkah Anak-Anak Menjadi Donor Darah?
Dua Buku Yang Paling Spesial Buat Aku
Fakta-Fakta Seru Dan Keren Hotel Transylvania 2
Mengenal Beberapa Ragam Batik Di Indonesia
Apakah Arti Tut Wuri Handayani?
Kenalan Yukk


Date back by month



Sabtu, 03 Oktober 2015 @ 20.07
`Ahmed Mohammed Dan Jam Digital Kerennya

Bobo Online  – Teman-teman sudah tahu berita tentang Ahmed Mohamed  (14 tahun)? Yap, dia kini sedang menjadi pembicaraan orang di seluruh dunia karena ia berhasil membuat jam digital dari barang bekas. Tetapi, gara-gara jam digital rakitan yang masih dipenuhi kabel-kabel semrawut itu, Ahmed ditangkap polisi karena dicurigai membawa bom rakitan ke sekolah.
Awal Kejadian
Ahmed Mohamed adalah seorang murid baru SMA MacArthur di distrik Irving, Texas, Amerika Serikat. Hari Senin, 14 September 2015, ia membawa jam digital rakitannya ke sekolah untuk dipamerkan  kepada guru teknik.  Setelah dilihat, gurunya menyuruh Ahmed menyimpan jam digital yang penuh dengan kabel berantakan itu di dalam tas sekolahnya.
Apesnya, ketika pelajaran bahasa Inggris, alarm jam berbunyi, sehingga gurunya meminta Ahmed untuk membuka tasnya. Sang guru terkejut melihat rangkaian kabel dan bunyi alarm. Curiga yang dibawa Ahmed adalah bom waktu, Ahmed segera dibawa ke kantor sekolah dan dilaporkan kepada polisi. Ahmed pun segera diinterogasi.
Masih Diskors
Setelah polisi melakukan investigasi, Ahmed dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan.  Namun, peristiwa penangkapan Ahmed oleh polisi dengan cara diborgol seperti memperlakukan penjahat dan teroris telah mengundang simpati luas di seluruh dunia.
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg pun memuji ambisi Ahmed karena telah membuat penemuan yang keren. Pujian serupa juga dilontarkan oleh orang-orang penting di bidang teknologi. Bahkan, Presiden AS Barack Obama menawari Ahmed untuk datang ke Gedung Putih.
Ahmed Mohamed dan Jam Digitalnya
Meski Ahmed kini telah dibebaskan, sayangnya  Ahmed hingga kini masih diskors oleh  sekolah.
Siapakah Ahmed Mohamed?
Ahmed adalah anak Mohamed Elhassan Mohamed. Dulu, ayah Ahmed warga Sudan yang bermigrasi ke Amerika. Sudah 30 tahun keluarganya tinggal di Amerika dan Ahmed sendiri lahir di Amerika.
Tahun lalu, ketika ia masih menjadi murid di SMP Sam Houston, Ahmed sudah dikenal sebagai anak yang jago ngoprek  peralatan. Dengan minatnya yang besar di bidang teknologi, Ahmed belajar sendiri dan bisa memperbaiki alat-alat yang rusak.
Teman-teman sekolahnya sering minta tolong pada Ahmed untuk memperbaiki ponsel atau gadgetnya yang rusak. Tak jarang, dia juga membeli barang-barang bekas untuk diperbaiki lagi.

Gimana? Keren kan, si Ahmed ini. Untung terbukti kalau dia engga buat bom. Melainkan sebuah jam digital yang super duper keren! 

Label: